Ditulis pada tanggal 22 Oktober 2012, oleh admin, pada kategori Berita

Chair of AI3 Project Jun Murai memberikan Souvenir Buku kepada Rektor UB Prof Dr Ir Yogi Sugito
Chair of AI3 Project Jun Murai memberikan Souvenir Buku kepada Rektor UB Prof Dr Ir Yogi Sugito

Universitas Brawijaya mengadakan joint meeting dengan Asian Internet Interconnection Initiatives (AI3) dan School On Internet (SOI) Asia dengan tujuan untuk memperluas kesempatan pendidikan melalui sistem pembelajaran jarak jauh atau distance learning. Kegiatan tersebut diadakan selama tiga hari (21-23/10)di Universitas Brawijaya.

Ketua Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK UB) DR. Ir. Harry S. Dahlan, MS mengatakan tujuan dari distance learning adalah untuk mencari jalan keluar terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat Indonesia di perguruan tinggi yang masih sangat sedikit.

Pemateri yang juga menjabat sebagai dosen Teknik Elektro FT UB tersebut mengatakan bahwa peraturan tentang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)sudah ada dalam UU Pendidikan Tinggi Nomer 12 Tahun 2012.  Dalam peraturan tersebut PJJ bertujuan untuk memberikan layanan Pendidikan Tinggi kepada kelompok Masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler dan memperluas akses serta mempermudah layananPendidikan Tinggi dalam Pendidikan dan pembelajaran.

Ditemui di tempat terpisah, Raden Arief Setyawan, ST.,MT mengatakan bahwa PJJ bisa diterapkan dalam tiga bentuk, yaitu kuliah tamu, training, bahkan ada juga yang mensyaratkan test sebelum mengikuti pembelajaran tersebut.

“Bagi mahasiswa yang mengikuti juga bisa mendapatkan sertfikat dari profesor yang bersangkutan. Seperti misalnya, jika PJJ dilakukan dengan profesor di Jepang, maka bagi mahasiswa yang mengikuti akan mendapat sertifikat dari institusi yang bersangkutan,”katanya.

Meskipun begitu, selama ini dalam pelaksanannya PJJ juga mengalami beberapa kendala terutama dalam waktu belajar.

“Masalah yang dihadapi saat ini adalah masalah waktu dan hari libur. Jika kita mengadakan pembelajaran jarak jauh melalui teleconference, seringkali terjadi perbedaan waktu belajar antara satu negara dengan negara lain. Seperti pada saat kita ingin mengadakan pembelajaran jarak jauh pukul 16.00, tapi di Jepang sudah pukul 18.00,”katanya.

Joint meeting UB dengan Asian Internet Interconnection Initiatives (AI3) dan School On Internet (SOI) Asia merupakan kegiatan yang bertujuan untuk melakukan diskusi pengembangan kedepan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dan PJJ.

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari 12 negara, seperti Thailand, Bangladesh, Jepang, Myanmar, Malaysia, dan Filipina.

Sementara itu, Chair of AI3 Project, Jun Murai mengatakan dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di tahun 2012 sebanyak 7 miliar, menjadi sebuah kesempatan untuk memanfaatkan internet dalam pendidikan dan kesehatan.

Di bidang pendidikan, penggunaan internet diterapkan dalam telekonferensi untuk PJJ yang diikuti oleh beberapa negara di Asia. [Oky]