Ditulis pada tanggal 21 Juni 2012, oleh admin, pada kategori Berita

Sosialisasi e-complaint dibuka oleh PR II Bidang Administrasi dan Keuangan, Warkum Sumitro, SH.,MH
Sosialisasi e-complaint dibuka oleh PR II Bidang Administrasi dan Keuangan, Warkum Sumitro, SH.,MH

Universitas Brawijaya menggelar kegiatan sosialisasi E-Complaint bagi seluruh civitas akademika di lantai 8 gedung Rektorat UB, Kamis (21/6).

Sosialisasi E-Complaint yang diikuti mulai dari dekan hingga kepala bagian di lingkungan Universitas Brawijaya membahas pengenalan sistem e-complaint yang berfungsi untuk menampung semua keluhan dari stake holder.

“Dalam waktu dekat ini, e-complaint akan dikembangakan melalui SMS, call center, dan website. Selain itu keluhan-keluhan juga bisa disampaikan melalui surat ataupun loket,”kata ketua Pusat, Informasi, Dokumentasi, dan Keluhan (PIDK) Universitas Brawijaya, Dr.Tjahjanulin Domai, MS.

Keluhan-keluhan yang masuk melalui SMS, call center, website, surat ataupun loket akan diterima oleh PIDK. PIDK kemudian akan meneruskan keluhan-keluhan tersebut kepada pihak yang bertanggungjawab, seperti Rektor, PR I, PR III, ataupuan melalui kepala bagian.

Wiyata dari bagian kepegawaian mengatakan bahwa rentang waktu keluhan diterima hingga kemudian jawaban sampai kepada stake holder terkait dalam waktu kurang lebih enam hari. Dengan rincian 4 hari dari pengeluh je Unit terkeluh dan dua hari dari unit terkeluh ke stakeholder/pengeluh

“Dalam jangka waktu enam hari stake holder yang mengirimkan keluhan akan mendapatkan jawaban dari pihak-pihak yang bertanggungjawab. Misalnya, jika ada stake holder yang mengeluhkan tentang akademik, maka dalam waktu enam hari dia sudah mendapatkan jawaban dari PRI yang bertanggungjawab dalam masalah akademik,”katanya menjelaskan.

Wiyata menambahkan bahwa dalam pengembangan sistem e-complaint ini, PIDK akan dibantu oleh Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Informasi (PPTI) dalam penyusunan sistem aplikasi yang akan digunakan.

Ketua PPTI UB, Raden Arief Setyawan, ST,MT mengatakan bahwa dari keluhan-keluhan yang masuk nanti akan dibuatkan statistik, seperti statistik informasi keluhan, statistik status keluhan unit kerja, serta daftar status dan keluhan.

“Jadi melalui statistik itu bisa kita lihat, unit mana yang paling banyak menerima keluhan dari stake holder dan jenis keluhan yang dikirimkan,”katanya.

Sosialisasi e-complaint tersebut nanti juga akan diseminarkan dan diikuti oleh calon-calon operator dari setiap lembaga di seluruh lingkungan Universitas Brawijaya, yang bertugas menerima keluhan dan mengirimkannya ke PIDK.

Dalam sambutannya PR II Bidang Administrasi dan Keuangan, Warkum Sumitro, SH.,MH mengatakan bahwa pengembangan sistem e-complaint bisa segera mengelola kritik dan opini yang berguna bagi pembangunan institusi Universitas Brawijaya ke depan. [Oky]